Nila Asin

Blog ini digunakan untuk menulis pengalaman pribadi

Jalan - Jalan ke Kalibiru bersama Partner TA

Partner TA di Tekkim adalah partner hidup, jika cerai maka akan dibenci oleh dosen pembimbing, haha.. Itulah mengapa partner TA sangat berjasa pada keberhasilan akademik kami.
Pada hari Sabtu, 3 Januari aku jalan - jalan ke Kulon Progo bersama partner TA tersayang mumpung belum stress stress banget ngadepin T4.
Pertama, kami pergi ke Waduk Sermo, kemudian foto - foto di sana. Biasa aja sih sebenernya, tapi tetep aja seneng karena baru pertama kali main ke sana
Gambar 1. Waduk Sermo Kulon Progo

Kuliah Kerja Teknik Kimia UGM 2011 Jawa Timur dan Bali

Senin, 22 September 2014 kami berkumpul di Lapangan Satub Fakultas Teknik UGM sebelum perjalanan Kulker (kuliah kerja) dimulai. Kami akan melakukan kulker di Bali Jawa Timur. Rombongan kulker kami terbagi dalam 3 bus. Berhubung nama depanku A jadi aku dimasukkan di bus 1. Aku duduk bersama Apip.
Hari pertama, kami berkunjung ke PT Semen Indonesia di Tuban. Pabriknya sangatlah berdebu (maklum lah ya pabrik semen)
Gambar 1. Salah satu sudut pabrik Semen Indonesia

Jalan - Jalan ke Pantai Gesing Yogyakarta





Minggu, 14 September 2014 aku bersama teman - teman KKN satu sub unit plus satu penyusup berkunjung ke tempat bapak ibu pondokan di Dusun Tegalrejo, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Di sana kami bernostalgia saat - saat KKN >.<
Siangnya kami pulang, tapi main dulu ke pantai. Dari awal kami tidak menentukan tujuan terlebih dahulu ke pantai mana, asal jalan saja.
Kami naik motor melewati jalan yang ke arah Parangtritis melewati daerah Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, ternyata jalannya bagus. Kemudian kami iseng - iseng masuk gang yang ke arah selatan tanpa mengetahui mau ke pantai mana. Awalnya kami kira jalan ke pantai deket, ternyata jauh juga dan jalannya agak jelek, tapi tetep seru kok..
Sesampainya di pantai, ternyata pantai itu ramai, banyak warung yang menjualan ikan. Pantai itu bernama Pantai Gesing. Kami pun bermain air di pantai tersebut.

Pencet (Pendaki Ceria Teknik Kimia) ke Gunung Prau




Jum'at 24 Oktober 2014 sebelum negara api menyerang aku dan teman - teman dilosatik (Teknik Kimia UGM 2011) berangkat ke Gunung Prau di Wonosobo sehabis asar. Waktu itu kalau nggak salah jumlah personelnya 42 orang, cukup ramai. Pas perjalanan berangkat di daerah Magelang cukup ramai dengan ada truk - truk yang lewat sehingga aku mengantuk. Kami tiba di base camp malam harinya, kemudian kami pun tidur semalam di base camp ditemani udara dingin. Esok harinya kami naik ke gunung kalo nggak salah pukul 9 dan dibagi menjadi 3 kelompok. Waktu itu aku sekelompok sama Angga, Ina, Caca, Rahma, Al-Mukarom, Ade Hidayat, Rendy WA, Iqbal Taher, Adin, terus lupa siapa lagi. Kemudian kami sampai puncak pukul 12 kalo nggak salah. Di tengah perjalanan menuju puncak, kami sempat duduk - duduk di rumput dan menemukan ide buat berfoto dengan pose seperti ini di rerumputan

Kuliah Kerja Nyata

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan bersifat wajib. Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian Masyarakat.
Awalnya, aku pengen banget KKN di luar jawa, seperti teman - teman yang lain. Namun, ijin orang tua berkata lain sehingga aku ikut kocokan deh untuk area DIY. Waktu itu, aku kebagian kelompok BTL 19 di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul.
Awalnya siih, jujur, males banget yaak. Satu kelompok nggak ada yang kenal dan kita bakalan tinggal bareng 50 hari, hiiksss...
Pas kumpul rapat aku juga males, nggak niat, kalo dateng cuma diem, dlongap dlongop kaya orang bodo, wkwkwk.. Terus, hingga akhirnya aku mulai coba menerima kenyataan dan mulailah mendekati teman - temanku satu persatu. Setelah pdkt, belum tau siih sifat asli mereka kayak gimana.

Gambar 1. Survey KKN bersama Teman Sub Unit

Bukit Sikunir Dieng | Golden Sunrise Terbaik di Asia


Maaf yaa baru update blog lagi, setelah jadi pengangguran fresh graduate aku baru mau cerita nih tentang pengalamanku ke Dieng hanya berdua dengan Bella bermodalkan nekat, browsing - browsing internet dan tanya - tanya.

Bukit Sikunir adalah bukit yang terletak di Desa tertinggi di Pulau Jawa, yaitu Desa Sembungan. Desa Sembungan ini terletak di sekitar dataran tinggi Dieng dengan ketinggian kurang lebih 2.300 mdpl. Menurut beberapa artikel selama browsing di internet, Bukit Sikunir merupakan spot golden sunrise terbaik di Asia sehingga hal tersebut membuat kami penasaran.

Pengalaman Naik Kendaraan Umum Ke Dieng Sehari Sebelum Bulan Puasa

Hallo pembaca, maaf ya, lama sekali aku nggak nulis - nulis, habis gak ada ide dan menjalani hidup perkuliahan yang semakin susah, layaknya melalui jalan berbatuan terjal.
Kali ini aku mau cerita nih tentang pengalamanku pergi ke Dieng. Mau tau ceritanya?? Let's check this out!!

Hari itu adalah hari Sabtu, 28 Juni 2014, sehari setelah ujian usai dan sehari sebelum bulan Ramadhan pukul 06.30 pagi aku dan Bella berangkat dari kosan Bella menuju terminal Jombor. Sesampainya di Terminal Jombor, kami langsung naik bus menuju Magelang. Di dalam bus, kami ditagih bayaran oleh kenek sebesar Rp 15.000,00. Dalam batin "kok mahal sekali ya?" Hmm, mungkin karena kami bertanya berapa ongkosnya, jadi kenek memanfaatkan kepolosan kami, wkwkwk..
Setelah satu jam perjalanan, kami sampai di Terminal Tidar, Magelang. Kami langsung naik bus jurusan Wonosobo. Mengambil pelajaran mengenai ongkos bus yang kemahalan, akhirnya kami memutuskan bertanya kepada seorang ibu - ibu yang menumpang bus itu. Ternyata tarifnya adalah Rp 20.000,00.
Kami pun mengobrol dengan ibu itu dan bercerita kalau kami mau ke Dieng. Ibu tersebut menawarkan untuk mengikuti beliau naik micro bus setelah sampai Terminal Wonosobo.
Perjalanan menuju Wonosobo dimulai, udara sepanjang jalan sangatlah sejuk dihiasi pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dengan hamparan perkebunan yang hijau, pemandangan yang sangat memanjakan mata.

Pengalaman Operasi Impaksi Gigi





Hallo pembaca blogku, apa kabar? Lama ya aku nggak nulis, wkwkwk
Kali ini aku mau cerita nih tentang pengalamanku operasi impaksi gigi atau dikenal dengan istilah odontektomi atau bahasa inggrisnya wisdom tooth removal.
Bagi yang belum tau impaksi pasti pengen tau kan apa itu impaksi??
Impaksi adalah gigi permanen yang tidak dapat tumbuh dengan normal, biasanya itu gigi molar ke tiga atau gigi bungsu. Gigi bungsu itu biasanya tumbuh di usia 18 - 30 tahun (sumber: wikipedia).
Oleh karena itu, kalau gigi kalian ada yang impaksi, cepet - cepet dioperasi deh, nggak sakit kok.
Pagi itu, Senin 10 Februari 2013 saya datang ke RSGM untuk operasi tersebut. Sebelumnya saya janjian dulu dengan drg. Bambang Dwi Rahardjo, Sp.BM. karena beliau yang akan mengoperasi saya. 
Pas mau dioperasi saya takut banget pemirsa, sampe merinding, untung aja tekanan darah saya nggak ngedrop pas diperiksa tekanan darahnya sebelum operasi.
Setelah itu, saya duduk di kursi operasi, dan saya pun disuntik oleh pak dokter. Awalnya sih takut ya, tapi pas disuntik ternyata gak sakit sama sekali, dokternya halus banget kerjanya. 
Setelah disuntik bius, ditunggu beberapa saat oleh bapak dokter sampai mulut dan lidah saya terasa kaku, baru deh eksekusi. 

Bella Telah Menyelamatkan Hidupku

Sebenernya judul di atas memang terlalu lebay, tapi emang gitu kok.. Aduh gimana ya?
Jadi begini ceritanya saudara saudari yang berbahagia: Hari ini Minggu, 29 September 2013 ada sebuah kejadian yang cukup mengesalkan hatiku karena aku timpa kesialan dan kesialan itu disebabkan oleh kelalaian dan kecerobohanku sendiri (harusnya gak boleh kesel lah ya -_-).
Hari ini aku memulai aktivitasku dengan berenang bersama kawanku yang bernama Nadia Pratiwi Puteri Siregar yang orangnya keliatannya galak dan pendiem tapi sebenernya baik dan pelupa kok, hehehe (tapi kalo marah serem kali yaa, *peace Nadia :p)
Hari ini kami mulai berenang jam 6.50'an dan situasi kolam renang kali ini cukup ramai dengan para lelaki yang membuat saya kurang nyaman, tapi tetep bisa berenang juga sih.. Kemudian seselesainya berenang kami pergi deh ke salon buat creambath. Aduh, pokoknya surga dunia deh habis berenang creambath, aku aja pas creambath sampe ketiduran sebentar -_-. Pas creambath itu ada percakapan lucu antara dua mbak - mbak pegawai salon, sebut saja A dan B.
A: "Indonesia nambah propinsi lagi ya?"
B:"Loh, bukannya 27 ya?"
A:"33 tau, tapi gatau 33 itu propinsi se Indonesia atau sedunia"
B:"Sedunia kali ya, soalnya setauku 27"

Insidious 2

Hari ini, Sabtu 28 September 2013 aku diajak nonton Insidious 2 di 21 sama mas Bagas. Sebenernya males sih sebabnya aku minggu ini udah ke Amplas (Ambarukmo Plaza) sebanyak 5 kali, dan kemungkinan besar besok atau lusa mau ke amplaz lagi, lama - lama jadi anak gaul Amplaz nih -_-
Tau nggak kenapa aku ke Amplaz saking seringnya? Itu disebabkan oleh galau -_-.
Pertama,  aku ke Amplaz sama mbahku hari Minggu, 22 September 2013. Tujuan kami kesana adalah untuk mencari pengocok telur, tapi nggak ada yang cocok akhirnya pulang dari Amplaz dengan tangan kosong deh..
Lalu kedua, aku pergi ke Amplaz buat beli tali sepatu hari Senin, tanggal 23 September 2013. Ketiga, aku ke Amplaz hari Rabu tanggal 25 September 2013 buat beli botol minum karena waktu itu lagi ada diskonan 25% dan aku bahagia banget karena gak sia - sia aku hampir tiap hari ke Amplaz buat ngecek harga botol minum, hahaha....
Keempat, aku ke Amplaz hari Kamis tanggal 26 September 2013 buat beli Tipe-x. Sebelumnya aku sempet galau buat beli tipe-x itu atau enggak karena harga di sana mahal, lalu aku cari deh di toko buku dan ternyata nggak ada yang model kayak gitu. Kenapa harus model yang kayak gitu? Karena aku udah punya isi ulangnya sebanyak tiga bungkus -_-